• Universitas Swasta Terbaik - Persaingan di dunia kerja yang semakin ketat membuat lulusan SMA berbondong-bondong mendaftarkan dirinya untuk mengikuti seleksi kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Namun sayangnya, daya tampung PTN saat ini hanya sebesar 25 persen, sehingga banyak para siswa yang harus mundur karena nggak diterima di PTN.

    Nggak perlu khawatir, meski nggak lolos PTN, kamu masih punya peluang melanjutkan studi di perguruan tinggi swasta (PTS) kok. Selayaknya PTN, PTS https://universitasswasta.page.tl/ juga memiliki beberapa seleksi masuk yang wajib kamu ikuti, sehingga kamu butuh beberapa trik yang bisa dilakukan agar dapat lolos dan kuliah di perguruan tinggi yang diinginkan. Berikut beberapa trik yang bisa kamu diikuti supaya kamu bisa lolos di PTS, yuk disimak!

    1. Jadwal masuk PTS berbeda dengan PTN, kamu wajib mengetahui terlebih dulu jadwal seleksi masuk mereka agar nantinya nggak salah jadwal lantas nggak dapat tempat untuk kuliah

    PTS akan membuka pendaftaran sebelum dan sesudah seleksi masuk PTN. Kamu jadi bisa daftar PTN dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk masuk PTS. Namun, dari awal kamu sudah harus menentukan PTS mana yang kamu ingin masuki, jadi kamu sudah tahu jadwal seleksi mana yang ingin kamu ikuti.

    2. Biasanya, Perguruan Tinggi Swasta akan membuka beberapa gelombang pendaftaran. Nah, segeralah mendaftar karena biasanya PTS akan memberikan harga murah di awal pendaftaran https://creativemarket.com/universitasuntar

    Kalau nggak mau kena biaya pendaftaran yang lebih mahal, lebih baik kamu mendaftar di awal pembukaan gelombang pertama. Mau bagaimana pun juga kita tetap harus berhemat sebelum jadi mahasiswa mandiri, kan?

    3. Sebelum waktu tes, cari tahu dahulu tipe tes yang akan kamu kerjakan untuk masuk di PTS yang diinginkan

    Masing-masing kampus punya materi tes yang berbeda, kamu perlu mencari tahu jenis tes yang akan dikerjakan agar hasil yang kamu dapatkan maksimal. Biasanya ada kampus yang mengadakan tes tertulis, namun ada juga kampus https://universitas.webflow.io/ yang hanya menyelenggarakan tes wawancara lo. Jadi, ketahui dulu ya jenis tes yang akan kamu kerjakan nanti!


    votre commentaire
  • Kampus Swasta Terbaik di Jakarta - Nggak bisa dipungkiri melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memang menjadi pilihan oleh banyak siswa di Indonesia. Namun, fakta di lapangan menyatakan bahwa daya tampung masuk PTN melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, Mandiri dan Vokasi hanya menyadiakan antara 20 – 40 persen pada masing-masing jalur.

    Lalu, sisanya kemana?  Sisa dari persentasi tersebut bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Namun, lagi dan lagi, kebanyakan orang seringkali mengkaitkan mitos-mitos mahasiswa-mahasiwa yang memilih kuliah di PTS seperti di artikel ini. Sehingga mereka lebih memilih bahkan rela untuk mengikuti seleksi SBMPTN atau Mandiri di tahun berikut.

    Yah, namanya juga mitos, gaes. Tentu saja hal-hal tersebut nggak selalu benar.

    Yang perlu kamu garisbawahi di sini. Semua perguruan tinggi, mau itu PTN ataupun PTS, keduanya sama-sama punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, nggak ada ya, istilah mahasiswa yang masuk PTS itu mahasiswa terbuang atau mahasiswa yang nggak pinter karena lolos seleksi SNMPTN lah, SBMPTN lah, dan lain sebagainya.

    Baca Juga : Tips Memilih Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

    Kamu masih nggak percaya nih, kalau PTS itu juga punya kelebihan? Kamu bisa baca selengkapnya di sini: 6 Kelebihan Perguruan Tinggi Swasta.

    “Wah, aku tertarik nih, buat masuk PTS!”  

    “Trus gimana ya, caranya memilih PTS yang berkualitas?”

    Nah, di bawah ini ada berbagi tips untuk memilih PTS yang berkualitas. Apa saja ya, tips-tips tersebut? Cekidott!

    1. Lokasi kampus

    Pastikan, apakah di sekitar daerah tempat tinggalmu atau di provinsi domisilimu sekarang ada PTS yang berkualitas nggak. Kalau nggak ada, baru deh, mencari PTS lain di luar daerah atau bahkan di luar pulau.

    Kenapa begitu? Soalnya ini menyangkut biaya yang nantinya akan kamu keluarkan untuk melanjutkan studi ke PTS. Misalnya Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya hidup, biaya kos, dan lain sebagainya https://www.indiegogo.com/individuals/22467016/.

    2. Mencari akreditasi kampus

    Gimana caranya bisa tahu PTS itu berkualitas atau nggak? Good question!

    Sama seperti halnya di PTN, PTS juga memiliki akreditasi, lho, gaes! Memang hubungannya dengan akreditasi itu apa?

    Secara objektif, akreditasi menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih kampus. Akreditasi adalah upaya pemerintah untuk menstandarisasi mutu sebuah kampus, semakin tinggi akreditas suatu perguruan tinggi (baik itu PTS atau PTN) tentu citra dan lulusannya juga memiliki kualitas. Ibarat sebuah mobil nih, gaes, semakin bagus brand mobil tersebut tentu memiliki kualitas yang bagus juga.

    3. Peringkat kampus

    Selain akreditasi, peringkat PTS https://kampus.webflow.io/ itu juga salah satu hal yang perlu diperhatikan. Karena dirasa kurang begitu penting, peringkat suatu kampus seringkali diabaikan oleh orang-orang. Padahahal, seperti yang sudah disinggung di atas, semakin tinggi peringkat perguruan tinggi tersebut, tentu kualitasnya juga semakin bagus.

    Trus, untuk mengetahui peringkat PTS itu darimana? Saat ini, banyak lembaga–lembaga pemeringkat perguruan tinggi baik nasional maupun internasional—seperti Kemenristekdikti, Webometrics, 4ICU dan lainya.

    Baca Juga : Daftar Kampus Swasta Terbaik di Jakarta

    (Eitss, tips ini nggak berakhir di poin ketiga saja kok. Masih ada 7 tips menarik lainnya. Jadi, tetap kepoin Youthmanual, ya. Hihihi)


    votre commentaire
  • Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah Gratis - Banyak yang setelah lulus SMA yang ingin melajutkan ke perguruan tinggi. Namun, karena terbatasnya biaya membuat banyak yang mengurungkan niat untuk kuliah. Ada yang bekerja dulu untuk mengumpulkan uang agar bisa kuliah tahun berikutnya. Ada juga yang mengurungkan niat untuk kuliah.

    Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi memang membuka kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Banyak perusahaan yang mensyaratkan lulusan S1 sebagai syarat penerimaan kerja. Bagi yang bercita-cita ingin menjadi PNS pun harus kuliah supaya lebih mudah. 

    Baca Juga : Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

    Namun, biaya pendidikan mahal menjadi penghalang siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.  Biaya kuliah tak cukup hanya Rp 1 atau 2 juta saja, melainkan puluhan juta dan bahkan ada yang ratusan juta. Tentu bukan uang yang sedikit untuk biaya pendidikan di Indonesia yang notabene negara berkembang.

    Bagi siswa berprestasti yang berkeinginan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi tapi kurang mampu secara ekonomi, bisa dengan memanfaatkan beasiswa, baik beasiswa yang berasal dari pemerintah maupun beasiswa dari pihak swasta.

    Dengan menggunakan beasiswa, maka dapat meringankan beban orang tua.  Selain itu juga menjadi motivasi tersendiri agar belajar lebih giat lagi, karena biaya kuliah yang didapat adalah dari beasiswa.

    Beasiswa S1 kuliah bukan hanya bisa didapat saat ingin mendaftar kuliah saja, melainkan saat kuliah pun bisa berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa.  Jadi, bagi yang sudah berhasil kuliah dan ingin mendapatkan beasiswa, belajar dengan giat dan usahakan untuk mendapatkan prestasi. Semakin berprestasi, semakin berpeluang untuk mendapatkan beasiswa.

    Beasiswa Depdiknas

    Pemerintah mengadakan progran Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 yang disebut beasiswa depdiknas. Ada beasiswa yang diperuntukkan untuk siswa SMA/sederajat yang ingin melanjutkan kuliah (beasiswa bidik misi) dan ada juga beasiswa untuk mahasiswa S1. Selain itu, pemerintah juga menyediakan beasiswa yang diperuntukkan untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, ke S2 maupun S3.

    Baca Juga : Mahasiswa Baru Untar Tembus 3.000 Orang

    Karena cakupannya seluruh Indonesia, yang mengirimkan surat permohonan beasiswa juga banyak. Akan tetapi, dengan jumlah penerima beasiswa untuk mahasiswa s1 hingga lebih dari ratusan ribu, tak perlu berkecil hati. Namanya juga usaha, kalau belum mendapatkan beasiswa, berarti belum rezeki. Masih bisa cari beasiswa lainnya.

    Beasiswa Bidik Misi

    Bidik misi merupakan program beasiswa pemerintah yang ditujukan untuk siswa berpreastasi yang ingin melanjutkan kuliah, namun tidak mampu secara ekonomi. Untuk informasi selengkapnya tentang bidik misi, klik: Cara Mendaftar Beasiswa Bidik Misi).

    Beasiswa Unggulan

    Beasiswa unggulan merupakan beasiswa untuk mahasiswa yang telah menamatkan sarjana kemudian ingin melanjutkan ke S2 dan S3. Beasiswa ini ditujukan untuk orang yang ingin melanjutkan studi, sekaligus ingin menjadi tenaga pengajar atau dosen. Beasiswa ini tak hanya mencakup dalam negeri, melainkan juga luar negeri.

    Beasiswa Swasta

    Beasiswa swasta merupakan program beasiswa yang diadakan oleh pihak yang bersifat non-pemerintah. Beasiswa jenis ini biasa diadakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Dengan adanya internet, pencarian informasi seputar beasiswa swasta bisa dilakukan dengan mudah. Untuk mencarinya, silakan buka Google, lalu masukkan kata kunci "beasiswa PT 2013/2014" tanpa tanda petik.

    Baca Juga : Tips Mendapatkan Beasiswa S1

    Demikian informasi tentang cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis. Bagi yang ingin melanjutkan kuliah tetapi kurang mampu secara ekonomi, belajar dengan giat untuk mendapatkan prestasi. Dengan berprestasi, peluang mendapatkan beasiswa semakin besar.

    Baca Juga : Cara Berhenti Donasi Unicef


    votre commentaire
  • Mahasiswa Baru Untar Tembus 3.000 Orang - Salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, Universitas Tarumanagara (Untar) masih sangat diminati oleh kalangan anak muda sebagai tempat menimba ilmu. Hal itu dibuktikan dengan penerimaan mahasiswa baru Tahun Pelajaran 2019/2020, yang angkanya tembus 3.000 orang.

    Rektor Untar Agustinus Purna Irawan mengatakan kemungkinan jumlah mahasiswa barunya masih akan bertambah, sebab proses pendaftaran masih akan dibuka hingga awal September 2019.

    Baca Juga : PMB Universitas Tarumanagara Jakarta

    "Sekarang kurang lebih 3.000 mahasiswa baru yang diterima, sambil berproses hingga awal perkuliahan atau minggu pertama September 2019 masih terus berproses, jadi masih bisa bertambah hingga sekitar 3.200. Sizenya Untar memang segitu jumlahnya dari tahun ke tahun," ujarnya di sela acara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Tarumanagara 2019/2020 di Kampus I Untar, Jakarta Barat, Rabu (7/8/2019).

    Acara ini sendiri semacam pengenalan kampus yang diwarnai dengan beragam seminar. Dalam seminar itu mahasiswa baru diberikan materi pendidikan bela negara, pendidikan anti korupsi, pendidikan anti hoaks, pendidikan anti narkoba, pendidikan entrepreneurship di era revolusi 4.0 dan lain-lain.

    Agustinus mengatakan semua materi itu diberikan agar mahasiswa memiliki karakter yang kuat di dasar perkuliahan. "Pokoknya terkait bagaimana membentuk mahasiswa memiliki karakter yang kuat," ucapnya.

    Secara khusus Agustinus merinci bagaimana pihaknya menyiapkan lulusan yang siap menyongsong revolusi 4.0 di dunia kerja.

    "Revolusi 4.0 itu sudah tidak bisa dihindari, termasuk diturunannya di proses pembelajaran karena industri memang membutuhkan hal-hal itu. Bagaimana Untar menyikapinya, tentu Untar juga mengikuti pedoman dasar yang diberikan Kemenristekdikti tentang pembelajaran berbasis teknoloi informasi," ucapnya.

    Agustinus melanjutkan, sekarang pihaknya menerapkan proses belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di era revolusi 4.0. "Misalnya, sekarang ada pemodelan, penggunaan sofware komputer, animasi, digital, kemudian ada praktek industri digital. Kemudian itu semua dikombinasikan atau ditambahkan dengan wasawasan terkait entrepreneurship atau kewirausahaan di dunia digital," paparnya.

    Sementara itu Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Samsuri, yang hadir sebagai pembicara seminar di Untar mengatakan, dalam era revolusi 4.0 tenaga manusia akan dikurangi, lalu digantikan dengan tenaga robot. Oleh karena itu mahasiswa Untar harus punya kemampuan dan keterampilan yang mumpuni agar bisa diserap oleh dunia kerja.

    Baca Juga : Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jakarta

    "Dalam revolusi 4.0, banyak pekerjaan manusia digantikan robot. Jadi kita itu harus jadi luluasan yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni sehingga masuk ke predikat yang dibutuhkan nanti," ucapnya.

    Samsuri juga mengingatkan bahwa pada 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi, yaitu kondisi di mana sebagian besar penduduk Indonesia merupakan masyarakat berusia produktif. Bonus demografi itu bisa menguntungkan jika generasi mudanya merupakan luluasan berkualitas, namun jika sebaliknya malah akan jadi merugikan diri sendiri dan negara pada umumnya Mahasiswa Baru Untar Tembus 3.000 Orang.


    votre commentaire
  • Binggung Memilih PTN Atau PTS - Memilih tempat kuliah yang tepat, hal ini seringkali membuat banyak orang menjadi kebingungan dan sulit dalam mengambil keputusan. Sikap seperti itu sangat wajar terjadi, sebab tempat kuliah yang akan Anda pilih nanti, bisa saja menjadi salah satu poin yang akan menentukan arah masa depan Anda di masa yang akan datang. Bukan hanya jurusan dan juga keahlian apa yang akan Anda miliki setelah kuliah saja, namun, nama dan status kampus yang Anda pilih juga akan mempengaruhi peluang kerja di masa yang akan datang.

    Pada umumnya, para siswa SMU akan sangat mengidam-idamkan untuk bisa duduk dan mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal ini bahkan telah menjadi sebuah mimpi banyak siswa SMU selama puluhan tahun belakangan. Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga salah satu yang bermimpi untuk mengenyam pendidikan di sebuah PTN ternama?

    Swasta atau Negeri?   

    Memilih tempat kuliah tentu bukan sebuah pekerjaan yang mudah, sebab Anda akan dihadapkan pada sejumlah pertimbangan dan juga pemikiran yang detail mengenai hal tersebut. Namun meskipun demikian, biasanya sebagian besar orang akan lebih memilih melanjutkan kuliah di sebuah PTN. Berbagai alasan akan menjadi penyebabnya, salah satunya adalah status dan juga biaya yang ditawarkan oleh PTN yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan kuliah di sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

    Pertimbangan nama PTN yang begitu besar dan memiliki sejumlah koneksi dengan dunia kerja, membuat banyak orang untuk berbondong-bondong mendaftar dan mencoba peruntungan untuk bisa mendapatkan sebuah kursi belajar di sana. Hal ini bahkan telah terjadi sejak lama, di mana masyarakat memang memiliki kepercayaan yang sangat tinggi kepada PTN dan berpandangan bahwa jika kuliah di sana akan jauh lebih baik, daripada kuliah di sebuah PTS. Benarkah demikian?

    Baca Juga : Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

    Bandingkan Keduanya

    Baik PTN ataupun PTS, tentu akan memiliki sejumlah kelebihan dan juga kekurangan di dalam layanan yang mereka berikan kepada para peserta didiknya. Prestasi sebuah universitas akan dilihat dari banyak hal, bukan sekedar nama atau juga popularitasnya saja. Berbagai komponen yang penting lainnya juga akan turut serta dalam menentukan kualitas sebuah universitas, jadi kita tidak bisa menilainya hanya dari sudut pandang yang sempit saja. Sebuah universitas yang memiliki kualitas yang bagus, setidaknya memiliki beberapa keunggulan di dalam hal seperti berikut ini:

    Sumber Daya Manusia dan juga tenaga pengajar yang ahli di bidangnya.

    Visi dan misi yang tepat di dalam pendidikan yang mereka berikan.

    Kurikulum yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan itu sendiri.

    Manajemen dan juga organisasi yang berkualitas baik dan cerdas.

    Kegiatan kemahasiswaan yang bermanfaat dan juga berkualitas.

    Berbagai hasil penelitian dan juga karya ilmiah di dalam bidang akademik yang bersangkutan.

    Fasilitas akademik yang mendukung dan memadai.

    Beberapa poin di atas akan sangat berpengaruh pada kualitas sebuah perguruan tinggi. Namun, selain beberapa poin tersebut, pertimbangkan juga beberapa hal di bawah ini ketika Anda akan memilih sebuah PTN atau PTS sebagai tempat kuliah Anda nantinya:

    1. Status yang Dimiliki

    Hal ini seringkali menjadi salah satu pertimbangan utama bagi banyak orang dalam memilih sebuah perguruan tinggi. Status akreditasi yang diterima sebuah perguruan tinggi, banyak dijadikan sebagai tolak ukur baik atau tidaknya pendidikan di tempat tersebut. Pemikiran seperti ini tentu saja tidak selalu benar, sebab ada banyak perguruan tinggi yang memiliki keunggulan akreditasi pada jurusan tertentu, namun tidak pada jurusan yang lainnya. Bagaimana bisa?

    Tentu saja bisa, sebab status akreditasi akan diberikan pada setiap jurusan yang dimiliki oleh setiap perguruan tinggi yang terdapat di Indonesia. Artinya, tidak serta merta semua jurusan di dalam sebuah PTN menjadi lebih unggul daripada jurusan yang sama di sebuah PTS, sebab bisa saja jurusan tertentu bahkan memiliki status akreditasi yang lebih baik / tinggi di PTS jika dibandingkan dengan di PTN tertentu.

    Status akreditasi tidak akan selalu bisa dijadikan sebagai acuan baik atau buruknya sebuah pelayanan pendidikan di sebuah perguruan tinggi. Namun hal tersebut bisa Anda jadikan sebagai acuan dalam memilih jurusan kuliah, sebab bisa saja sebuah PTS justru menawarkan status yang yang lebih tinggi untuk jurusan yang Anda minati, atau mungkin juga sebaliknya.

    2. Biaya Pendidikan

    Hal kedua yang sering menjadi alasan seseorang untuk lebih memilih PTN daripada PTS adalah masalah besaran biaya yang akan dikenakan selama menjalani kuliah. Dulu mungkin hal ini sepenuhnya benar, di mana biaya kuliah https://biaya-kuliah.kickoffpages.com di PTN akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kuliah di PTS. Namun saat ini hal tersebut tidak lagi sama, sebab baik PTN ataupun PTS sama-sama menerapkan sejumlah biaya yang terbilang besar kepada mahasiswanya.

    Pengurangan subsidi di PTN menjadi alasan mengapa terjadi peningkatan jumlah biaya kuliah secara signifikan, meskipun jumlahnya masih tetap berada di bawah PTS ternama lainnya. Namun pada beberapa PTS, justru bisa saja biaya yang dikenakan oleh PTN bahkan lebih tinggi dari yang mereka kenakan. Jumlah ini tentu tergantung pada nama PTS, status akreditasi, dan juga lokasi PTS tersebut berada. Untuk beberapa PTS yang berada di ibukota, tentu saja biaya kuliahnya akan sangat tinggi. Namun akan sangat berbeda dengan sejumlah PTS yang berada di wilayah lainnya, seperti Jogjakarta yang masih menerapkan sejumlah biaya kuliah yang cukup terjangkau.

    3. Fasilitas Pendidikan

    Ada banyak orang yang lebih memilih untuk kuliah di PTS karena menginginkan sejumlah fasilitas yang sangat memadai dan bisa menunjang proses pendidikan yang sedang ditempuhnya. Dalam hal ini, jumlah biaya pendidikan yang dikenakan di PTS, biasanya akan berbanding lurus dengan berbagai fasilitas pendukung pendidikan yang mereka miliki.

    Banyak PTS yang memiliki fasilitas yang lebih baik dari PTN, termasuk berbagai sarana pendukung lainnya di dalam pengembangan ilmu / jurusan tertentu https://www.smashwords.com/profile/view/biayakuliah yang menjadi keunggulan mereka. Beberapa PTS bahkan memiliki sejumlah prestasi yang membanggakan di dunia pendidikan, di mana mereka bisa melakukan dan menghasilkan berbagai penemuan yang bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dalam hal seperti inilah sebuah PTS bisa saja lebih unggul jika dibandingkan dengan PTN, sebab bisa saja mereka konsentrasi pada sebuah pengembangan jurusan tertentu yang menjadi unggulan ataupun jurusan utama di dalam lingkup kampus tersebut.

    4. Daya Serap Lapangan Kerja

    Ketika kita berbicara mengenai perguruan tinggi dan juga sejumlah jurusan di dalamnya, maka kita tidak akan bisa memisahkannya dengan lapangan kerja yang akan Anda hadapi nantinya di masa yang akan datang. Setiap orang tentu ingin sebuah pekerjaan yang baik setelah lulus kuliah nanti, Anda juga bukan?

    Sebagian besar orang akan selalu berpikir bahwa seorang lulusan PTN akan sangat mudah untuk mendapatkan sebuah pekerjaan setelah kelulusannya. Pemikiran seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu indikasi mengapa banyak sekali orang yang mengimpikan sebuah PTN sebagai tempat kuliah mereka. Lulusan PTN gampang diserap oleh lapangan kerja, jika dibandingkan dengan lulusan PTS, benarkan demikian?

    Di luar sana, ada banyak lulusan PTN juga yang menganggur dan tidak bekerja. Sedangkan di lain sisi, ada banyak lulusan PTS juga yang diterima kerja dan memiliki karir yang cemerlang. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa, nama perguruan tinggi yang Anda bawa, tidak akan selalu menjadi jaminan keberhasilan Anda di dalam dunia kerja, meskipun hal tersebut mungkin saja berpengaruh kecil. Pada akhirnya, sebuah pekerjaan akan membutuhkan sejumlah skill dan juga berbagai potensi lainnya yang terdapat di dalam diri seseorang, dan inilah yang akan dijualnya ketika mencari sebuah pekerjaan

    Baca Juga : Memilih Universitas di Jakarta

    Sesuai dengan Minat dan Juga Kemampuan

    Memilih tempat kuliah memang bukan sebuah pekerjaan yang mudah, Anda akan membutuhkan kejelian dan juga berbagai macam pertimbangan di dalamnya. Baik PTN atau PTS, keduanya akan memberikan keunggulan dan juga kekurangan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda pertimbangkan dan sesuaikan dengan minat dan juga kemampuan yang Anda miliki. Jika Anda telah mengetahui jurusan yang sesuai dengan minat dan juga kemampuan akademik yang Anda miliki, maka memilih antara PTN dengan PTS bukanlah sebuah perkara yang terlalu sulit lagi untuk Anda lakukan.

    Nah itulah sedikit penjelasan mengenai Binggung Memilih PTN Atau PTS. Semoga tidak binggung lagi dalam menentukan PTN atau PTS. Sekian


    votre commentaire



    Suivre le flux RSS des articles
    Suivre le flux RSS des commentaires